Konten dari Pengguna
Ketika Politik Terlalu Ramai di Media Sosial, Apakah Rakyat Masih Menjadi Prioritas?
Ilustrasi masyarakat Indonesia menggunakan media sosial dengan berbagai konten politik di layar ponsel | Dok/prib
Sebab pada akhirnya, demokrasi tidak akan dinilai dari seberapa viral para politisinya, melainkan dari seberapa nyata negara hadir ketika rakyat membutuhkan.
Ketika politik terlalu sibuk menjadi tontonan, rakyat berhak bertanya: apakah kami masih menjadi prioritas, atau hanya penonton yang dibutuhkan untuk membuat panggung politik tetap ramai?
Kontributor: Hasan Komarudin
Senin, 7 September 2026 | 13:10 WIB
Catatan Redaksi
Tulisan ini merupakan opini pengguna. Pandangan yang disampaikan menjadi tanggung jawab penulis dan tidak selalu mencerminkan pandangan Redaksi Distrik Banten News. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.