Sementara itu, perusahaan juga perlu menjaga keseimbangan antara kepentingan melakukan seleksi calon tenaga kerja dan kewajiban menghormati hak privasi individu.
Perkembangan rekrutmen digital menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi sumber informasi tambahan bagi perusahaan. Namun, keberadaan akun pribadi yang dibatasi aksesnya tidak seharusnya menggantikan penilaian objektif terhadap kemampuan dan kelayakan seorang pelamar kerja.