Ikuti Kami
Selasa, 3 November 2026 ⚡ Versi Web
Konten dari Pengguna

Fenomena Food Noise dan Bahaya Suntik Pelangsing Ozempic

Kontributor: Ghefira Lia  | Editor: Herfa Al Jihad
Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:42 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya


Kondisi tersebut membentuk mekanisme biologis yang mendorong manusia mencari dan mengonsumsi makanan, terutama makanan dengan kandungan energi tinggi.


Sistem penghargaan di otak, termasuk aktivitas neurotransmiter dopamin, memiliki peran dalam proses motivasi dan perilaku mencari makanan.


Namun, situasi tersebut berbeda dengan kehidupan modern ketika berbagai jenis makanan dapat diperoleh dengan mudah melalui pusat perbelanjaan maupun layanan pemesanan daring.


Makanan olahan dengan kombinasi gula, lemak, dan garam juga semakin mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.


Menurut Faruq, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang lebih sering memikirkan makanan meskipun kebutuhan energinya telah terpenuhi.


Meski demikian, food noise bukan diagnosis medis tersendiri. Intensitasnya dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kebiasaan makan, lingkungan, kondisi psikologis, serta mekanisme pengaturan nafsu makan.

Kontributor: Ghefira Lia  | Editor: Herfa Al Jihad
Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:42 WIB
Catatan Redaksi

Tulisan ini merupakan opini pengguna. Pandangan yang disampaikan menjadi tanggung jawab penulis dan tidak selalu mencerminkan pandangan Redaksi Distrik Banten News. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.

Artikel Selanjutnya

Guru Tugas sebagai perpanjangan tangan usaha dakwah pesantren

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Mengapa Kita Takut Bicara di Depan Orang Banyak?

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:23 WIB
↑ Kembali ke atas
Fenomena Food Noise dan Bahaya Suntik Pelangsing Ozempic

Bagikan artikel ini melalui