Fenomena Food Noise dan Bahaya Suntik Pelangsing Ozempic
SURABAYA - Keinginan untuk terus mengonsumsi makanan meskipun tubuh tidak sedang membutuhkan asupan energi menjadi fenomena yang semakin banyak dibicarakan. Kondisi yang dikenal dengan istilah food noise ini menggambarkan munculnya pikiran tentang makanan secara berulang, bahkan ketika seseorang tidak benar-benar merasa lapar.
Fenomena tersebut turut menjadi perhatian seiring meningkatnya pembahasan mengenai penggunaan obat semaglutide, yang dikenal melalui merek Ozempic, sebagai salah satu obat yang dapat memengaruhi nafsu makan dan berat badan.
Mahasiswa Kedokteran Universitas Airlangga, Faruq Aqso Nugroho, dalam tulisannya menjelaskan bahwa keinginan makan yang muncul terus-menerus tidak selalu berkaitan dengan kurangnya kedisiplinan seseorang dalam mengatur pola makan.
Menurutnya, terdapat berbagai proses biologis yang memengaruhi rasa lapar, keinginan mengonsumsi makanan, hingga respons otak terhadap makanan tertentu.
Salah satu penjelasan yang diangkat adalah konsep evolutionary mismatch, yakni ketidaksesuaian antara mekanisme biologis manusia yang berkembang melalui proses evolusi dengan kondisi lingkungan modern.
Otak Manusia dan Godaan Makanan Modern
Faruq menjelaskan bahwa pada masa lalu, manusia hidup dalam lingkungan dengan ketersediaan makanan yang tidak selalu terjamin.
Tulisan ini merupakan opini pengguna. Pandangan yang disampaikan menjadi tanggung jawab penulis dan tidak selalu mencerminkan pandangan Redaksi Distrik Banten News. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.