Visi, misi, tujuan, dan sasaran. Visi adalah gambaran ideal masa depan yang dirumuskan manajemen puncak dan dapat dipahami semua anggota. Misi menetapkan bidang usaha utama dalam jangka panjang. Tujuan strategis tercapai bila strategi SDM mampu mendukung bidang usaha yang dipilih.
Tahap 2: Rencana operasional (RENOP)
RENOP menerjemahkan sasaran strategis menjadi kegiatan nyata untuk jangka menengah, sekitar dua sampai tiga tahun. Di tahap ini integrasi harus dilakukan dengan baik karena perubahan ekonomi, seperti krisis moneter, dapat memengaruhi operasi bisnis secara signifikan. Ada tiga langkah utama:
Sesuaikan program bisnis dengan kuantitas dan kompetensi SDM. Lima bidang kerja utama, yaitu produksi, pemasaran, keuangan, SDM, serta bidang teknis dan penunjang, masing-masing membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang berbeda.
Lakukan audit SDM. Audit memperlihatkan kondisi dan pemanfaatan SDM saat ini. Hasilnya dipakai untuk menata ulang penempatan karyawan agar setiap orang berkontribusi paling efektif. SDM hanyalah satu dari lima sumber daya yang harus dikelola, bersama sumber daya keuangan, material, informasi, dan teknologi.
Prediksi jumlah, kualitas jabatan, dan biaya SDM. Hasilnya dimasukkan ke dalam rencana pengembangan bisnis dan struktur organisasi.
Tahap 3: Anggaran tahunan
Integrasi mencapai puncaknya saat rencana dijalankan lewat kegiatan usaha berbasis anggaran tahunan, seperti produksi dan pemasaran. Laba diharapkan mencapai target tahun berjalan, dan semua kegiatan harus direncanakan.