Ikuti Kami
Selasa, 27 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Gubernur Banten Tekankan Komitmen Jaga Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan

Penulis: Siska Mawita
Rabu, 11 Februari 2026 | 20:35 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Penguatan langkah pengendalian dilakukan melalui sinergi lintas instansi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Hal itu disampaikan Gubernur usai memimpin High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, Kota Serang, Rabu (11/2/2026). Rapat tersebut fokus pada sinergi pengamanan pasokan dan stabilitas harga pangan menjelang periode Ramadan dan Idul Fitri.

Andra Soni mengatakan, penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menjaga inflasi. Jika terjadi kerja sama, inflasi bisa terkendali sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan baik.

“Memasuki Ramadan dan Idul Fitri, kami memperkuat kolaborasi semua pihak untuk menjaga inflasi. Sepanjang 2025 inflasi Banten terjaga dengan baik, bahkan berada di bawah rata-rata nasional. Di awal tahun ini juga masih dalam rentang sasaran pemerintah,” ujarnya.

Menurut Andra Soni, fokus utama Pemprov Banten saat ini adalah memastikan ketersediaan pasokan pangan dan kelancaran distribusi di seluruh wilayah. Ke depan ia meminta tidak terjadi gejolak harga yang membebani masyarakat.

“Menjadi tugas kita memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri terjaga. Distribusi harus lancar dan stok tersedia,” katanya.

Untuk itu, Pemprov Banten bersama TPID menyiapkan sejumlah langkah konkret, di antaranya pelaksanaan pasar murah, penguatan operasi pasar, serta pelancaran distribusi komoditas strategis. Upaya tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota, BUMD pangan, pelaku usaha, dan instansi vertikal.

Andra Soni juga menyampaikan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar guna memastikan langsung kondisi harga dan pasokan di lapangan. Selain itu, Pemprov Banten akan menindaklanjuti hasil pemantauan Bank Indonesia (BI) terkait dinamika harga di daerah produsen.

Penulis: Siska Mawita
Rabu, 11 Februari 2026 | 20:35 WIB
Artikel Selanjutnya

Sekda Banten Apresiasi RSUD Banten Raih Predikat Zona Integritas

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Gubernur Banten Tekankan Komitmen Jaga Ketersediaan Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan

Bagikan artikel ini melalui