Orang tua dapat memberikan contoh melalui kebiasaan membaca di rumah, sedangkan guru dapat mendorong siswa untuk mengenal berbagai jenis bacaan di luar buku pelajaran.
Lingkungan yang mendukung kegiatan literasi diharapkan mampu membantu anak-anak menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
Teknologi dan Literasi Harus Berjalan Seimbang
Aqila menekankan bahwa kemajuan teknologi tidak seharusnya menjadi alasan untuk meninggalkan kebiasaan membaca.
Sebaliknya, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperluas akses terhadap bahan bacaan melalui buku digital, perpustakaan elektronik, dan berbagai sumber pengetahuan yang tersedia secara daring.
Namun, penggunaan teknologi tetap perlu diimbangi dengan kemampuan memilih informasi yang berkualitas serta kebiasaan memahami bacaan secara mendalam.
Menurutnya, membaca memiliki manfaat jangka panjang dalam meningkatkan kemampuan berbahasa, konsentrasi, pengetahuan, dan keterampilan berpikir.
Dengan membiasakan diri membaca sejak dini, generasi muda diharapkan mampu menghadapi perkembangan teknologi tanpa kehilangan kemampuan literasi yang menjadi dasar pembelajaran.