Minggu, 25 Oktober 2026

Pasar Lama Tangerang Berdenyut Menyambut Imlek, Warga Padati Kawasan untuk Berburu Hiasan

BAGIKAN:
Pasar Lama Tangerang Berdenyut Menyambut Imlek, Warga Padati...
0
Pasar Lama Tangerang Berdenyut Menyambut Imlek, Warga Padati Kawasan untuk Berburu Hiasan

Tahun Baru Imlek, kawasan Pasar Lama Tangerang kembali dipenuhi warna merah dan emas. Lampion-lampion bergelantungan di atas kios, hiasan shio tertata rapi di etalase, sementara aneka angpao dan ornamen pembawa hoki menjadi buruan warga.

Tradisi berburu pernak-pernik Imlek di kawasan ini, seolah tak pernah kehilangan pesonanya.

Sejak pagi, pengunjung mulai memadati lorong-lorong pasar. Aroma jajanan khas bercampur dengan riuh tawar-menawar menciptakan suasana yang hangat dan akrab.

Tak hanya warga keturunan Tionghoa, masyarakat dari berbagai latar belakang pun turut berburu dekorasi untuk memeriahkan perayaan bersama keluarga.

Salah satu pedagang, Lina (45), mengaku penjualan mulai meningkat dua hingga tiga pekan sebelum Imlek.

“Setiap tahun pasti ramai. Banyak pelanggan lama yang kembali ke sini karena pilihannya lengkap dan bisa tawar harga. Tak sedikit juga mereka yang datang konsumen baru di tahun ini,” ujarnya sambil melayani pembeli yang memilih angpao bermotif naga.

Ia menjelaskan, beragam pilihan tersedia, mulai dari lampion berbagai ukuran, gantungan karakter shio tahun berjalan, hingga ornamen kaligrafi yang dipercaya membawa keberuntungan.

”Harga yang relatif terjangkau menjadi daya tarik tersendiri. Pembeli bisa mendapatkan hiasan kecil mulai dari belasan ribu rupiah, sementara dekorasi berukuran besar ditawarkan dengan harga yang bervariasi tergantung bahan dan detailnya,” katanya.

Tak sekadar tempat belanja, Pasar Lama juga menjadi ruang perjumpaan budaya. Generasi muda tampak berburu aksesori unik untuk mempercantik sudut rumah atau kafe, sementara orang tua mencari perlengkapan sembahyang dan dekorasi tradisional.

Bagi warga Tangerang dan sekitarnya, mengunjungi Pasar Lama jelang Imlek telah menjadi agenda tahunan. Tradisi ini bukan hanya soal membeli hiasan, tetapi juga merayakan harapan baru di awal tahun dengan penuh suka cita.

Di tengah perkembangan pusat perbelanjaan modern, Pasar Lama Tangerang tetap berdiri sebagai simbol denyut tradisi yang hidup. Setiap lampion yang terpasang dan setiap angpao yang terjual menyimpan doa serta harapan akan tahun yang lebih baik. ***

Lomba Memasak Nasi Goreng Semarakkan HUT ke-33 Kota Tangerang di Tanah Tinggi
Artikel Selanjutnya

Lomba Memasak Nasi Goreng Semarakkan HUT ke-33 Kota Tangerang di Tanah Tinggi

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 13 Februari 2026, 19:50 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tuntas hingga Penutupan, DPD Bekasi Ikut Rumuskan Program Kerja PB Al-Khairiyah 2026–2031

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 19 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Hadiri HUT Sin Po TV, Gubernur Banten Tekankan Peran Media Tepercaya

Konten Redaksi Senin, 19 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Kendala Akses Teratasi, 5.700 Bibit Baduy Lestari Tiba di Monggor Kanas

Konten Redaksi Senin, 19 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Andra Soni Ceritakan Perjuangan Kuliah hingga Jadi Gubernur Banten

Konten Redaksi Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Andra Soni Raih Penghargaan Al Khairiyah, Dorong Mengaji Jadi Muatan Lokal

Konten Redaksi Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Kapolda dan Danrem Satukan Langkah, TNI-Polri Perkuat Keamanan Banten

Konten Redaksi Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:28 WIB