Ikuti Kami
Sabtu, 31 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

DBD Mengintai Sekolah, 34 Pelajar SMAN 14 Tangerang Turun Tangan Jadi “Pemburu” Jentik Nyamuk

Penulis: Tiara Herawati
Rabu, 7 Januari 2026 | 16:19 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

KOTA TANGERANG — Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan sekolah tak lagi dianggap sepele. Puskesmas Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, mengambil langkah proaktif dan tak biasa dengan melibatkan langsung para pelajar sebagai garda terdepan pencegahan DBD.

Melalui program inovatif, puluhan siswa SMA Negeri 14 Tangerang direkrut menjadi Juru Pemantau Jentik (Jumantik) mandiri di sekolah mereka sendiri. Sebanyak 34 pelajar yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) resmi bertugas usai mendapatkan pelatihan khusus dari petugas kesehatan, Selasa (06/01/26).

Dengan penuh tanggung jawab, para siswa melakukan penyisiran ke seluruh penjuru sekolah. Setiap sudut diperiksa secara detail untuk memastikan tak ada wadah air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.

Nyamuk Aedes aegypti diketahui berkembang biak di air bersih yang tidak bersentuhan langsung dengan tanah. Karena itu, para Jumantik pelajar menyasar titik-titik rawan seperti area kantin, lahan belakang sekolah, ruang kelas, hingga sekitar musala.

Langkah cepat ini diambil menyusul adanya laporan sejumlah siswa dan tenaga pengajar yang terdeteksi menderita DBD, yang diduga kuat tertular di lingkungan sekolah.

Penanggung Jawab DBD Puskesmas Batusari, Adiyaksa, menjelaskan bahwa rekrutmen tim kesehatan dari unsur pelajar bertujuan memutus rantai habitat nyamuk secara berkelanjutan.

"Kami merekrut 34 siswa dari tim PMR sebagai Jumantik Sekolah. Sasaran utamanya adalah mencari jentik nyamuk di air bersih. Program ini sebenarnya sudah direncanakan sejak akhir 2025 dan mulai efektif dilaksanakan secara serentak pada Januari 2026 ini," ujar Adiyaksa.

Ia juga menegaskan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, mengingat siklus peningkatan kasus DBD biasanya terjadi saat musim penghujan, yakni dari November hingga Maret.

Sementara itu, Ketua PMR SMAN 14 Tangerang, Salsabila Azka, mengungkapkan antusiasme timnya dalam menjalankan peran baru tersebut. Hingga kini, mereka telah melakukan penyisiran sebanyak empat kali dengan sistem koordinasi yang rapi.

"Kami sudah membuat denah dengan tujuh titik sasaran utama, mulai dari area kelas X, XI, dan XII hingga ke sudut-sudut kantin dan musala. Manfaatnya sangat terasa karena di sekolah ini sempat banyak yang terkena DBD. Dengan adanya kegiatan ini, kami jadi lebih disiplin dan peduli terhadap kebersihan lingkungan," kata Salsabila.***

Penulis: Tiara Herawati
Rabu, 7 Januari 2026 | 16:19 WIB
Artikel Selanjutnya

Puskesmas Sukatani Sukseskan Grebek Posyandu 2026, Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB
↑ Kembali ke atas
DBD Mengintai Sekolah, 34 Pelajar SMAN 14 Tangerang Turun Tangan Jadi “Pemburu” Jentik Nyamuk

Bagikan artikel ini melalui