PEMBERDAYAAN UKM IBU RUMAH TANGGA DENGAN TETAP MENJUNJUNG WORK LIFE BALANCE DI DESA KALORAN BRIMOB
Serang — Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang Tahun Akademik 2025/2026, Di Desa Kaloran, Brimob, Kota Serang, Banten.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM). Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pelatihan dan pendampingan terkait manajemen usaha, pengelolaan keuangan, serta strategi pemasaran, terutama pemasaran digital yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui pelatihan tersebut, ibu rumah tangga diharapkan dapat mengelola usaha secara mandiri dan profesional tanpa harus mengabaikan tanggung jawab utama mereka di rumah.
Program ini juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work life balance), agar para peserta mampu membagi waktu secara efektif antara usaha dan keluarga. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terwujud sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif, khususnya dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi perempuan di tingkat desa.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang Serang, yaitu Okta Riszaldi, S.E.,M.M., Santi Maria Br. Sianturi, Atif Nahiza, Siti Tausiah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bapak Suprijady, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua RW 13 Kaloran Brimob, serta ibu-ibu pelaku UKM di Desa Kaloran Brimob.
Dalam era digital dan modernisasi seperti saat ini, peran ibu rumah tangga tidak hanya terbatas pada urusan domestik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian keluarga. Perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin mudah membuka peluang bagi siapa pun, termasuk ibu rumah tangga, untuk mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) berbasis rumah tangga.
Namun, potensi tersebut sering kali belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan dalam pengetahuan manajemen usaha, pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk.