Ikuti Kami
Jumat, 30 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Silent Killer di Meja Makan: Bagaimana Analisis Logam Berat Pada Ikan Menyelamatkan Jutaan Keluarga Indonesia

Penulis: Yati Komalasari
Senin, 9 Juni 2025 | 20:47 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Tujuannya adalah memastikan bahwa pangan yang beredar di pasaran aman, bergizi, dan sesuai dengan standar.

Dari sisi kimia, analisis pangan dapat mendeteksi keberadaan berbahaya seperti pestisida, bahan tambahan pangan berlebih, hingga logam berat yang terkandung dalam pangan.

Pada pangan segar seperti ikan, analisis ini menjadi sangat krusial karena seringkali tidak melalui proses industri dan langsung dikonsumsi masyarakat

Mengapa Analisis Pangan Penting?

Banyak zat berbahaya yang tidak bisa kita lihat dengan mata atau indra manusia. Salah satunya adalah logam berat, seperti merkuri, timbal, dan kadmium yang bisa masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan tanpa disadari dan menumpuk secara perlahan di dalam tubuh paparan jangka panjang terhadap logam berat bisa menyebabkan kerusakan hati, ginjal, dan sistem saraf.

Tanpa adanya analisis pangan, konsumen tidak akan tahu apakah makanan yang mereka konsumsi benar-benar aman atau tidak.

Kasus Ikan dan Kontaminasi Logam Berat

Kasus kontaminasi logam berat pada ikan pernah terjadi di Teluk Minamata, Jepang, pada tahun 1950-an. Ribuan orang mengalami gangguan saraf serius bahkan berujung pada kematian akibat mengonsumsi ikan yang tercemar merkuri dari limbah industri.

Penulis: Yati Komalasari
Senin, 9 Juni 2025 | 20:47 WIB
Artikel Selanjutnya

Analisis Pangan: Garda Terdepan Menuju Hidup Sehat & Aman

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Menjemput Fajar Abad Kedua Mathla’ul Anwar

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB
↑ Kembali ke atas
Silent Killer di Meja Makan: Bagaimana Analisis Logam Berat Pada Ikan Menyelamatkan Jutaan Keluarga Indonesia

Bagikan artikel ini melalui