Gandeng Youtuber dan Pengusaha Muda, Kemenkominfo dan Lazada Beri Jurus Jitu Pemasaran Digital Kepada 1000 UMKM.
Lewat program Literasi Digital, Siberkreasi Kemenkominfo menargetkan dapat menjangkau 50 juta masyarakat di 38 provinsi Indonesia hingga tahun 2024 untuk mendorong transformasi digital, Indonesia Makin Cakap Digital.
Kemenkominfo bersama Siberkreasi, juga terus membantu pelaku UMKM agar memiliki keterampilan dalam mengelola media sosial sebagai media promosi dan pemasaran produk. Edho yang sudah beberapa kali menjadi fasilitator di berbagai kegiatan Literasi Digital mengajak para peserta untuk terus melakukan inovasi dan mengikuti tren di platform e-commerce dan social commerce.
Edho memfokuskan pada tren berjualan melalui Live Shopping yang menjadi peluang baru untuk meningkatkan penjualan. Diawali dengan membuat branding dari usaha yaitu menentukan positioning berdasarkan keunggulan dan keunikan produk, lalu mulai membuat konten secara konsisten, dan memahami algoritma platform digital.
“Membuat konten itu harus dilakukan secara konsisten. Minimal 2 jam per hari. Perhatikan juga kuantitas dan kualitas produk,” jelas Edho yang sampai saat ini juga masih aktif sebagai seorang Youtuber.
Teknik berjualan Live Shopping yang sudah ada di berbagai platform, media sosial maupun e-commerce, terbukti dapat menjangkau audience di mana pun dan kapan pun dengan biaya yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan offline sales.
Narasumber berikutnya, Affan Arisga, pengusaha muda, pemilik ratusan gerai minuman Maomao Thai Tea dan Munim, membagikan pengalamannya ketika memulai berbisnis yang tidak berbekal pengetahuan apa-apa, sehingga usahanya tidak dapat bertahan. Ia beberapa kali jatuh bangun dalam membuka usaha, sampai akhirnya banyak mencari pengetahuan dengan mengikuti berbagai pendidikan, forum kewirausahaan dan ikut pelatihan-pelatihan.
“Jadi, bapak ibu yang mau usaha, jangan malas untuk belajar, apalagi zaman sekarang sudah gampang banget untuk mencari pengetahuan dengan browsing-browsing dan ikut pelatihan seperti sekarang ini,” ujarnya.
Selanjutnya, pengusaha yang telah mengembangkan produknya ke 15 kota di Indonesia ini, memberikan formula dasar agar usaha yang dibangun dapat berkelanjutan. Formula pertama adalah Customer Focus, yaitu menentukan target pasar yang tepat, mengetahui data demografi, psikografi, kebiasaan dan kebutuhan mereka.