DKCS Kota Cilegon Jemput Bola Perekaman E-KTP
Sementara itu, Kepala DKCS Kota Cilegon Hayati Nufus menjelaskan bahwa program jemput bola ke sekolah ini untuk mendukung pemerintah menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.
"Ini sebagai bentuk dukungan kami agar Pemilu 2024 nanti bisa berjalan lancar, jadi nggak perlu lagi validasi data, karena sudah bisa menunjukan KTP," terangnya.
Lebih lanjut Nufus menjelaskan bahwa program jemput bola dilakukan ke seluruh sekolah menengah atas di Kota Cilegon.
"Sementara ke sekolah negeri dulu SMA SMK itu ada 11 sekolah, lalu tahap kedua ke sekolah swasta, nanti akan didata semuanya. Informasinya ada sekitar 15 ribu remaja yang akan kita lakukan rekaman, SMK 1 saja terdapat 700 siswa yang direkam KTP Elektronik ini," katanya.
Menurut Nufus, perekaman elektronik ini merupakan amanat undang-undang yang harus ditaati. "Perekaman elektronik ini dilakukan atas dasar amanat undang-undang, dan kewajiban kita warga negara siapa diakui sebagai warga negara itu dengan KTP," pungkasnya.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Cilegon memberikan KTP elektronik yang sudah jadi secara simbolis kepada pelajar yang sudah melakukan perekaman.
(Red)